VISI dan MISI

Belajar, Berkarya dan Berprestasi ... Akademis, Organisatoris, dan Humanis

TUJUAN :

Forum Pengajian Anak-anak ini adalah sarana untuk menjalin silaturrahmi dan komunikasi juga informasi bagi orang-orang yang secara khusus pernah atau sedang berada di dalamnya atau siapapun yang memiliki kepedulian dan "kepentingan"..Forum ini sebagai media untuk sharing serta memantau setiap kebijakan PAN dengan tujuan untuk menjadikan PAN lebih baik dan lebih maju untuk kedepannya.dengan adanya Share, Masukan, Kritikan positif, semuanya bisa dijadikan sebagai media pembelajaran.....

VISI :

Pengajian Anak-anak Nur Farhan adalah sebuah lembaga pendidikan keagamaan yang bertujuan menjadikan generasi muda yang faham dan mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan...

Pengajian Anak-anak Nur Farhan menerima santri baru untuk kegiatan belajar mengajar setiap hari Senin, Rabu dan Jumat jam 16.00 - 18.00 WIB. KBM terdiri dari 3 kelas yaitu kelas TKA Putra dan Putri, TPA dan TQA. Syarat Pendafaran : Mengisi Formulir, Pas Foto dan Foto Copy Akte Kelahiran.

TULISAN BERJALAN

SUKSESKAN SUKSESI KEPEMIMPINAN PENGURUS PENGAJIAN ANAK-ANAK NUR FARHAN 2013-2015

Selasa, 30 April 2013

PAN Menuju Lembaga Profesional

Alhamdulilah rencana pembangunan Masjid Nur Farhan sedikit demi sedikit sudah mulai terlihat tahap penyelesaian. Sesuai rencana awal bahwa penggunaan Masjid lantai 2 paling tidak sudah bisa dimanfaatkan sebelum masuk bulan Ramadhan.

Tentunya penyelesaian Masjid Nur Farhan sebagai tempat yang menaungi kegiatan belajar mengajar sangat dinanti-nanti. Ada banyak ide dan harapan dengan selesainya pembangunan Masjid Nur Farhan.

Masjid yang terdiri dari dua lantai dan sepetak di lantai 3 adalah potensi yang luar biasa yang bisa dikembangkan sehingga keberadaannya bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar.

Idealisme yang masih dalam mimpi salah satunya adalah menjadikan PAN Sebagai lembaga yang dikelola secara profesional.  Pengadaan fasilitas kegiatan belajar mengajar juga menjadi media untuk menuju ke arah profesionalitas. Termasuk sistem dan manajemen yang harus dikelola dengan sungguh-sungguh, kondisi pengajar yang handal dalam mengelola dan memanage PAN, adalah impian terbesar untuk sekarang ini.

Pengajian Berbasis Budaya Lokal


Dalam rangka syiar Islam ada banyak hal yang dilakukan oleh kaum muslimin, salah satunya dengan meng-adakan kegiatan pengajian. Pengajian itu sendiri berasal dari kata kaji, mengkaji, mengaji, yakni menggali sesuatu untuk pemahaman yang akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Materi kajian itu sendiri pada umumnya adalah tentang pemahaman keagamaan yang ada di masyarakat sekitar.

Berbeda antara Kajian dalam acara Pengajian dan Kajian dalam dunia akademis. Dalam dunia Pengajian ada banyak agenda-agenda yang menyertainya. Mulai dari rangkaian penunjang maupun susunan acara itu sendiri.

Sebagaimana layaknya pengajian pada umumnya, acara pengajian senantiasa didominasi oleh nuansa Islam, mulai dari tema acara, pakaian, sampai konsepnya pun harus bernuansa islami.


Dalam rangka memberikan wawasan atau open minded kepada masyarakat sekitar, muncul ide dan gagasan mengenai konsep acara pengajian. Ide ini muncul dalam rangka melestarikan budaya serta meng-akulturasikan antara Budaya Islam dan Budaya Lokal.

Salah satu ide adalah penggunaan kostum nJawani  dalam acara pengajian. Bukan hal yang aneh jika akhir-akhir ini marak acara pengajian dengan bernuansa budaya lokal. Sebagaimana Sunan Kalijaga ketika menyebarkan Islam melalui pendekatan budaya yang akhirnya lebih diterima oleh masyarakat Jawa pada waktu itu. Jadi yang bisa kita ambil adalah makna atau substansi yang terlihat daripada sekedar mempermasalahkan penampilan lahiriyahnya.

So.. tidak ada kata ragu untuk mencoba hal yang baru yang belum pernah kita coba....


Minggu, 28 April 2013

Silaturrahmi Tokoh

Dalam rangka membangun silaturrahmim yang lebih kuat dan dalam upaya menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, maka Pagi ini jam 07.00 segenap ustadz Pengajian Anak-anak Nur Farhan mengadakan kunjungan ke rumah salah satu tokoh sekaligus donatur, yaitu Pak Tri Koriawan.

Dalam kesempatan ini dibahas beberapa agenda menyangkut kegiatan Masjid dan TPA. Salah satunya adalah dalam rangka menyambut Isra Mi'raj. Agenda Isra Mi'raj sendiri disepakati akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 6 Juni 2013. Adapun untuk kemasan acara harus berbeda dari sebelumnya, diantaranya konsep dan susuan acara, performance serta audiens. Beliau menyarankan untuk mengundang beberapa tokoh dari instansi yang ada di sekitar Masjid atau Papringan.

Adanya ide ini bertujuan dalam rangka sosialisasi pembangunan Masjid yang diharapkan dengan adanya beberapa tokoh yang hadir bisa dijadikan moment untuk partisipasi dalam pembangunan tersebut.

Jumat, 26 April 2013

MASIH SEBATAS MIMPI


Dari sekian banyaknya harapan dan impian yang ingin terwujud dan harus terwujud adalah tersedianya media pembelajaran berupa perpustakaan yang bisa memenuhi sudut-sudut mesjid. Agar suasana Masjid tidak sekedar megah saja tetapi ada kehidupan di dalamnya.


Selain dari adanya perpustakaan atau ruang baca, salah satu impian yang ingin diwujudkan adalah adanya koperasi santri. Dengan adanya koperasi ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan santri dan ustadz sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. Selain sebagai bidang usaha untuk menambah pendapatan lembaga sehingga dengan bertambahnya pendapatan bisa mempermudah operasional


Ya Allah mudahkanlah urusan kami, dan wujudkanlah mimpi-mimpi kami, ketika kami menolong agama-Mu maka Engkau akan menolong dan mempermudah urusan-urusan kami.. amiiim....

Hari Kreatifitas Santri






Rabu, 24 April 2013

Bid'ah...Siapa Takut..

Dalam praktek kehidupan beragama, perbedaan pendapat adalah hal yang “wajib”, karena dengan adanya perbedaan pendapat berarti ada kehidupan yang dinamis, bukankah perbedaan itu adalah rahmat. Itu sabda Nabi. Tetapi Perbedaan menjadi rahmat itu tergantung bagaimana kita mengelola dan memanage perbedaan itu sendiri. Jika kita menyikapinya dengan pola pikir yang sempit, maka saya yakin perbedaan itu bukan Rahmat tetapi bencana. Bencana yang akan timbul dari adanya perbedaan, walau sekecil apapun itu.

Banyak golongan atau mazhab yang selalu berargumen dan berdebat seputar masalah praktek keagamaan yang selalu dibumbui dengan justifikasi kalau ini bid’ah itu bid’ah dan sebagainya.

Selasa, 23 April 2013

PEPES IKAN BIKINAN EMAK



Bercerita tentang romantika kehidupan, kisah klasik di masa lalu, atau hal-hal yang membuat kita ingin membuka dan mengulanginya kembali, adalah hal terindah yang tidak ingin ditinggalkan dan dilupakan begitu saja. Cerita itu, tidak akan habis ditelan zaman, tidak akan luntur disapu waktu..

Sebagai manusia pengembara, perantauan, ada sekian banyak hal yang menjadi pemicu kerinduan ini tak pernah sirna. Termasuk adanya pepatah setinggi-tingginya bangau terbang akan kembali ke kubangan juga… daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri, sebetah-betahnya tinggal di perantauan, tanah kelahiran tetap yang dinanti…

Senin, 22 April 2013

KISAH KAKEK PENJUAL TALI SEPATU

Islamedia - Nama saya Andre, saya mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran, duduk di bangku semester 3, setiap pagi saya melangkahkan kaki dengan ...pasti menuju kampus yang terletak tidak begitu jauh dari rumah kontrakan saya , pagi penuh semangat membara seorang pejuang kecil yang bercita cita ingin mengubah dunia, ya impian kecil yang tidak mustahil kan sobat ?

Satu setengah tahun, sudah saya lalui setiap hari menelusuri jalan yang sama menuju kampus, setiap pagi, wajah wajah mahasiswa penuh ambisi lalu lalang seakan melangkah tanpa beban, pun tanpa melengok ke lingkungan sekitar, ya mungkin ada satu atau dua orang yang menyadari , bahwa di sepanjang jalan yang dilalui, begitu banyak pemandangan yang menyayat hati, ya, menyayat hati bagi yang masih punya hati, ibu ibu duduk lesu menggendong anak yang haus akan susu, bapak bapak tua, lumpuh tanpa bisa mengeluh , kakek kakek yang bergolek di tengah teriknya matahari di jatinangor ini ,tapi itu seakan sudah menjadi pemandangan yang lumrah , "lumrah ? "

Saatnya Maju dan Jadilah Pemimpin

Pengajian Anak-anak Nur Farhan ( PAN ) sebagai bagian dari komunitas lembaga pendidikan yang ada di wilayah Jogjakarta, dan Papringan pada khususnya, dari tahun ketahun mengalami pasang surut. Dalam perkembangannya ada masa kejayaan dan ada masa kemunduran.

Hanya seekdar flash back ke belakang, Pengajian Anak-anak Nur Farhan pernah menjadi bagian dari komunitas FORSAIS ( Forum Silaturrahmi Anak Islam ) yaitu forum yang terdiri dari beberapa lembaga Pendidikan seperti TPA. dalam kiprahnya PAN memiliki peranan yang stretegis.

Setelah masa vacum dari aktivitas sosial, dan partisipasi di beberapa komunitas, sekarang saatnya kembali PAN bangkit dna maju ke depan untuk memimpin.

Adanya gagasan dibentuk kembali forum kerjasama TPA-TPA lebih cenderung dimotivasi oleh adanya keinginan untuk bersatu dalam menyamakan visi dan misi serta bagaimana berusaha memakmurkan TPA di masing-masing Unit.

Minggu, 21 April 2013

Silaturrahmi Ustadz se-Papringan





HARI KARTINI

Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat dalam rangka menyambut hari Kartini. baik di sekolah maupun di lingkungan warga sendiri.

Khusus di lingkungan Papringan yaitu di RW 4 ini ada satu agenda yang menarik, yaitu adanya lomba yang diikuti oleh ibu-ibu dengan dewan juri kaum bapak-bapak :-). 

Lomba ini terdiri dari lomba rias "make crazy" yaitu merias wajah dalam posisi berdiri dan mengikuti irama musik yang diputar. terdiri dari beberapa team. Satu team terdiri dari 3-4 orang.Selain itu ada juga lomba Memasak Nasi Goreng Spesial.

Agenda sederhana ini mampu menarik minat dan apresiasi warga. hal ini ditandai dengan banyaknya pengunjung yang datang menyaksikan event ini.

Inilah wujud kebersamaan dari adanya perayaan Kartini. Mudah-mudahan dengan moment Kartini, kaum wanita bisa lebih eksis lagi dalam memberikan kontribusi atau partisipasi bagi pembangunan di lingkungan sekitarnya.




 


 



Sabtu, 20 April 2013

HIDUP INI HARUS NGE-JAZZ

Hidup adalah pilihan. Itu adalah statement yang sudah ada sejak zaman baheula. Pilihan dalam segala hal dan pilihan dengan segenap konsekuensinya.

Hidup ini penuh dinamika yang jika kita amati dan rasakan sebenarnya sangat menarik dan indah untuk diikuti, dinikmati. Hidup ini penuh harmoni sebagaimana musik yang mengalun mengisi ruang-ruang terdalam di indra pendengaran kita.

Jika dianalogikan dengan musik Jazz, Musik jazz adalah musik improvisasi, yaitu aturan yang keluar dari pakem atau tata letak yang sudah semestinya dijalani. Tapi dengan berimprovisasi, Jazz menghasilkan warna tersendiri, jika dalam genre musik yang lain ada istilah fals, maka dengan Jazz kefalsan itu bisa menjadi karakter tersendiri yang menarik untuk disimak. Jazz yang terdiri dari nada, harmoni dan ritme, jika diaplikasikan dalam kehidupan, sangat terasa indahnya.

Begitu pula dengan hidup, hidup ini harus berwarna, berani mencoba dengan segala ke-fals-an yang diluar aturan, tetapi bisa menghasilkan nuansa tersendiri.

Tuhan sendiri sebenarnya Maha nge-Jazz. Ini terbukti ketika Dia melakukan sesuatu "sesuka hati" bahkan terkadang keluar dari aturan-aturan yang menurut pola fikir manusia ini tidaklah sejalan. Menyatukan dua hal yang berbeda yang sebenarnya tidak mungkin bersatu.

Berdasar analogi di atas, dalam tipikal manusia juga bermacam-macam sebagaimana musik yang terdiri dari beberapa genre. Ada yang lurus terus dan fokus kepada satu hal, ada yang tipe pekerja dan pemikir keras dan ada juga yang santai, perlahan tapi pasti.

Apakah hobi bermsik seseorang mempengaruhi tipikal dan gaya hidupnya? bisa jadi, paling tidak ada sesuatu yang bisa kita pelajari karakternya untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari..

Mari Kita nge-Jazz...

Bersambung.

Rabu, 17 April 2013

Maaf Saya Kuli (ah)

“Mas, bisa bantu hunting pembicara besok?”
“Wah, sory, besok ada praktikum”
“mBak, Bisa bantu mempersiapkan lomba anak-anak minggu depan?”
“Maaf Mas, Minggu depan ada responsi”
“Mas, Mbak dimohon kehadirannya dalam agenda rapat checking akhir bakti sosial pelayanan kesehatan”
“Maaf ada tugas”
“Sorry Bro, ada diskusi”
“Ga bisa hadir, mau mudik”
“Bla…Bla…Bla…”

Sekedar Mengingatkan

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sekelilingnya,
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (QS. Ali 'Imran : 110)
Islam mengkategorikan empat hal sebagai sumber pengingat/nasihat manusia, yakni sebagai berikut:
  1. pengingat yang mengikat secara mutlak. Hal ini karena kebenarannya yang final. Tentu saja yang dimaksud adalah Al Qur-an dan sabda-sabda Rasulullah yang terkait dengan perintah dan larangan;
  2. pengingat yang mengikat karena status, yakni nasihat orang tua kita. Kita harus mematuhinya sepanjang hal yang dinasihatkan tidak bertentangan dengan perintah dan larangan Allah. Juga karena dalam nasihat kedua orang tua terkandung do’a untuk kebaikan kita;

SEMAU-MAUMU

Kalau memang itu maumu
mencari bahagia dengan menuruti nafsu
terserah kamu

pandailah sendiri
dan bodohlah sendiri

kehidupan dan kematian
keuntungan dan kerugian
kau sendiri yang menentukan sesudah Tuhan

Selasa, 16 April 2013

Susunan Pengurus 2011-2013

Pelindung : Kepala Dukuh Papringan (Nur Hamid, S.Ag), Ketua Takmir Masjid Nur Farhan ( Drs. H. Sururi Nurhadi)
Penasehat : Alumni Pengajian Anak-anak Nur Farhan

Direktur : Fuad Mubarak, S. HI
Sekretaris : Imas Dini (administrasi) - Rosiin (Inventory)
Bendahara : Galih Aulia Rachman
Departemen

Pemberdayaan Ustadz : Khamim, S.Pd.I - M. F. D. Najib Zamzamy, S.Si - Imam Hambali RM

Kurikulum dan Pengajaran : Mella Rosanti, S.Pd.I - Tri Susilowati - Ulvah Khalidatul Jannah - Novita Endah S.


Giat Santri : Andria Puji Rahayu, S.Pd.I - Ratminingsih-Agung Laksana

Dana dan Humas : Farida Khairunnisa - Hendy Septianto -Rahmawati - Lia Nur Khatijah

SALAM DAN SAPA

Idealisme itu adalah hal yang sangat mahal dan tidak ternilai harganya. Idealisme menuju loncatan beberapa langkah ke depan, dalam kerangka motivasi dan perbaikan harus didukung dengan niat dan tekad yang kuat, yang tidak mudah luntur oleh kondisi apapun.

Keinginan untuk lebih, lebih dan lebih, adalah hal yang wajar dan manusiawi. Bahkan dalam sisi ukhrawi hal itu sangat dianjurkan bahkan diharuskan.

Begitu juga dalam hal belajar. Proses untuk lebih dan keinginan untuk maju senantiasa digelorakan agar semangat dan keistiqamahan ini tidak mudah padam.

Mari berkompetisi, mari berlomba, mari fastabiqul khairat. Sebagai sarana untuk saling mengasah dan menguji kemampuan diri sejauh mana kualitas yang telah dicapai...

Teruntuk Dewan Asatidz, semoga keistiqamahan senantiasa terjaga dan semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk selalu bisa menjaga amanah ini sebaik mungkin ... Amin

USTADZ JUGA MANUSIA

Hidup adalah pilihan. Apapun itu. Sesuatu hal yang sifatnya positif atau negatif, tetap itu adalah pilihan. Ada banyak motivasi kita dalam mengambil pilihan-pilihan itu, baik karena tuntutan hidup, karena sesorang, hanya keisengan belaka, atau niat yang tulus demi sesuatu yang hendak dicapai. Hanya dirinya yang bersangkutan dan Tuhannyalah yang mengetahui apa motivasi di balik itu semua. Dan pilihan-pilihan itu mempunyai sebuah konsekuensi yang harus dipegang, konsekuensi yang harus dijaga dan konsekuensi yang harus dipertanggung jawabkan…

MAKA KUNJUNGILAH SAUDARAMU YANG SAKIT





Saya pernah sakit beberapa hari, kemudian saya pulang kampung. Saya ingin sekali dikunjungi teman teman yang saya rindukan. Saya menunggu dering telepon atau ketukan pintu dari teman teman tercinta. Saya membayangkan puluhan di antara mereka yang ingin sekali saya melihatnya. Tetapi semua itu sia sia belaka.

Saya sempat berfikir tentang penyebabnya seraya bergumam,”Barangkali mereka mengira bahwa dokter melarang mengunjungiku. Atau, barangkali mereka mengira sudah banyak yang mengunjungiku sehingga tidak ingin mengganggu.: semuanya itu husnudzhon!.

Dengan satu kejadian ini menunjukkan bahwa ternyata banyak ikhwah yang tidak menunaikan kewajibannya. Padahal kewajiban itu tidak dapat gugur karena husnudzhon belaka. Setiap orang punya tanggung jawab pribadi, sehingga tidak menjadi keharusan untuk datang sendiri, bila ada udzhur. Barangkali cukup lewat telepon, surat atau lewat orang lain.

STAFF PENGAJAR PENGAJIAN ANAK-ANAK NUR FARHAN

               Khamim, S.Pd.I.                          Rosiin                       Galih Aulia Rachman 

            Fuad Mubarak, S.HI.              Imam Hambali R. M.                  Agung Laksana

                           M. F. D. Najib Zamzami, S.Si.          Hendy Septianto 

               Lia Nur Khatijah                  Farida Khairunnisa                   Tris Susilowati


          Novita Endah Susanti                      Imas Dini                     Mella Rosanti, S.Pd.I.


             Ulvah Khalidatul Jannah             Ratminingsih                       Rahmawati

                           Andria Puji Rahayu, S.Pd.I.               Resa Karimah

Senin, 15 April 2013

Kau Ini Bagaimana.. atau Aku Harus Bagaimana ???


Kau ini bagaimana…..
kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir….aku berpikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana..
Kau bilang bergeraklah…..aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah…aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana..

Minggu, 14 April 2013

PENGAJIAN ANGKRINGAN " Jogja Nyaman Tanpa Preman"





Slogan Jogja berhati Nyaman sepertinya tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi yang terjadi, baik di sekitar maupun di dalamnya. Termasuk ketika ramai dibicarakan kasus Penyerbuan Kopasus ke Lapas Cebongan. 

Adanya kejadian ini yang menjadi motivasi diadakannya dialog dengan Kapolda DIY, Danrem 072 Pamungkas, Kalapas Cebongan dan Ust. M. jazir alam agenda rutin "Pengajian Angkringan"

Sabtu, 13 April 2013

KEMBALILAH KEPADA IBUMU YANG RINDU AKAN SENYUMANMU



“Kembalilah kepada ibumu yg selalu merindukan senyumanmu…”

Sengaja tulisan di stiker itu aku pasang di cermin lemari kamarku, agar setiap saat aku bercermin, aku bisa membaca merenungkan makna di balik tulisan itu.


Ah..bercerita tentang Ibu, tak akan ada habisnya, bak dongeng sebelum tidur yang selalu saja ada, meluncur keluar dari ucapan-ucapan pengantar tidur, tentunya juga pengantar tidur yang penuh makna.

PEREMPUAN SEPARUH BAYA




Perempuan setengah baya itu, saya kira berusia 40-45 tahunan. Dengan postur tubuh yang kecil, aku terus memandangnya sampai hilang ditelan belokan…

Ada apa dengan wanita separuh baya itu ? Ada bayang-bayang kepenasaran yang selalu mengganggu fikiran.


Ah… Lagi-lagi wanita separuh baya itu, dengan langkah terseok-seok, tatap mata penuh harap demi mengais setetes rizki yang telah dihamparkannya. Raut kelelahan tidak menjadi penghalang untuk terus berusaha dan berusaha.

Jumat, 12 April 2013

SATU SORE DI STASIUN LEMPUYANGAN



Yogyakarta, Tahun sekian, beberapa tahun yang lalu.


Aku terlupa dengan tahun itu, rangkaian kisah ini hanya teronggok begitu saja di pojok ruangan tanpa ada waktu untuk membukanya kembali. Dan saat ini aku seolah diingatkan kembali dengan cerita itu…


Ya.. Ketika Sore Hari di Stasiun Lempuyangan.

Seminggu lagi adalah Hari Raya, Lebaran. Saat dimana kita Bebas “Balas Dendam” menikmati sesuatu yang selama sebulan kita terpasung olehnya. Makan, Minum, Belanja sepuasnya bahkan ngerumpi sekalipun. Asik,,,

KUTITIP DIA YA ... ALLAH




Suara adzan Isya’ yang terdengar pelan dari salon komputer sang Ayah membuat Rafi, anak yang masih berusia dua tahun itu mengingatkan Ayahnya. “Ayah, waktunya sholat ya...?” dengan polosnya Ia bertanya pada sang Ayah yang sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah di depan komputer. “Iya sayang, Ayah mau berwudlu dulu ya...” jawab sang Ayah dengan tersenyum. “Ayah mau ke mana?” Tanya sang Anak lagi. “Ayah mau sholat ke masjid” jawab sang Ayah. “Rafi ikut” jawab sang Anak dengan mengiba. “Sayang, di luar sangat dingin, mas Rafi di rumah saja ya sama Bunda,” jawab sang Ayah. “Rafi ikut Ayah...” jawab sang Anak dengan mata yang berkaca-kaca...

LELAKI dan PEREMPUAN TUA



Jika kita melihat foto diatas, apa yang ada dalam benak fikiran kita?
Ya, lelaki dan perempuan tua yang tinggal di sebuah gubuk yang tidak kalah tuanya. Sedang menanti hari tua mereka. Mungkin hatinya yang sepi, atau masih ada harap dalam jiwa mereka. Tidak ada yang menemani apalagi peduli. Ya sepasang suami isteri penghuni gubuk tua...

WAKTU

MEDIA SOSIAL